Rabu, 17 Agustus 2022

Hanya sebuah keresahan

Hai seseorang diluar sana yang lagi mencari pasangan hidup, ada sebuah pesan dari seseorang yang resah akan kelakuanmu, yang katamu mencari seseorang yang pantas untuk bersanding denganmu disebuah pelaminan yang kamu dambakan.
Lantas kenapa kamu masih mencari-cari ketika ada seseorang yang lagi berjuang mendapatkan hatimu. Apa mungkin dia kurang tampan? ataupun kurang tajir? kalau memang ia tak pantas untukmu yang itu menurutmu kenapa kau meresponnya lalu kau tak memberikan pesan untuk menjauh darinya? kalau pikirmu itu tidak penting kamu salah, pesan yang kau tulis kepadanya untuk menjauhinya itu sangat baik untuk dia, dan menurutmu itu menyakitkan? memang itu sangat menyakitkan.
Lebih baik kamu berikan pesan itu secepatnya karena itu sangat baik itu dia yang berusaha mendekatimu, dia memiliki suatu harapan agar bisa mendapatkan hatimu, kalau kamu ingin mematahkannya ya sekarang lah saatnya dan secepatnya, jika memang terlalu lama kamu memberikan pesan itu, dia akan merasakan sakit atau mungkin dendam juga kepadamu, jika suatu pesan yang kau utarakan tidak terdengar dari ucapanmu sendiri melainkan dari orang lain.
Jika kamu tidak menyukainya katakan dari awal itu membuat dia lebih baik dari pada hati yang telah tubuh berulang kali kamu lukai luka kecil. Jika kamu mau membunuh perasaan langsung saja bunuh perasaan tersebut diawal, itu sangat baik untukmu dan juga untuknya.
Apa salahnya berkata hal yang menyakitkan diawal dan setelah itu selesai, tidak memberi luka yang dalam kepadamu dan kepadanya, daripada kamu merespon sebuah perasaan yang sangat berharap kepadamu lalu tanpa sadar kamu menyakitinya dengan sebuah hal kecil yang membuat perasaannya terluka.
Yaa mungkin menurut perasaanmu tidak memiliki perasaan kepadanya yang telah berharap lama kepadamu, dan yang katamu kau anggap hanya teman.
Dan mungkin kata beberapa orang jangan terlalu baper, lo iya harus mendekati seseorang kalau tidak dengan baper apakah bisa berjalan dengan baik, belum tentu.
Baper sebuah hal yang harus dilakukan untuk mendekati lawan jenis agar tidak terjadi hal buruk kepadamu dan kepadanya.
Mungkin ini menurutmu omongan ngaco, oh iya terima kasih atas pendapatnya.
Lebih baik menulisankan keresahan didalam sebuah lembar kertas, daripada mengungkapkan perasaan yang telah terlalu lama kau sakiti, hanya membuat sakit hati. sakit hati terbaik dipendam saja tidak perlu di utarakan :)

Rabu, 21 April 2021

Pergi untuk pulang

Aku pernah pergi meninggalkan seseorang hanya karena ambisiku saja, karena keinginanku tanpa mengerti perasaannya
Memang itu sangat sakit untuknya, tidak untuk aku karena semua ini demi masa depanku.
Aku sudah sangat bertekad untuk mengejar apa yang ingin aku raih, kalau berhasil aku cepat kembali, kalau gagal aku tidak mungkin kembali. Mungkin aku akan berkelana memperbaiki diri hingga siap untuk pulang.
Bertahun-tahun aku lalui keputusan ini aku menikmati sendiri, sedih, susah maupun bahagia, aku tetep berusaha tanpa henti dan terus berjuang
Hingga akhirnya aku teringat kepada dia, yang aku tinggalkan demi untuk meraih keinginanku.
Kecil tekat ku untuk kembali kepadanya, jangankan ingin kembali, menyapapun aku tidak berani.
Aku hanya bisa melihatnya dia yang aku cinta dan aku sayangi, apa benar cinta tak harus memiliki? atau aku saja yang tidak berani mendekatinya lagi karena kesalahanku
Aku yang memulai permasalahan, aku yakin dia tidak akan menerima aku lagi. Memang terlalu egois aku mengambil keputusan tanpa menanyakan kepada dia. Dia yang dulu aku anggap rumah sekarang berubah menjadi rumah orang lain.
Haruskah aku menunggunya? atau mungkin ya sudah aku tidak kembali, mungkin ini yang membuat ku belajar "Jangan pernah tinggalkan orang yang kamu cintai (Rumah) hanya demi ke egoisanmu"
Untuk dia Bahagia selalu 😊

Selasa, 20 April 2021

Hey untuk kamu

Kamu kalau sedih, sedih aja

Kamu kalau seneng, seneng aja

Kamu kalau bahagia, bahagia aja

Nikmatin apa yang kamu rasa saat ini kamu gak bakal melalui hal yang sama ketika dikondisi yang sama lagi, itu hanya terlewati sekali dalam seumur hidupmu.

Kalau sedih utarain, nangis aja kepada siapa kamu bisa nangis sekencang-kencangnya

Kalau kamu seneng, senengin aja ajak siapa lah yang merasa pantas kamu senengin

Kalau kamu bahagiapun, bahagia aja bersama orang yang kamu pilih untuk kamu ajak bahagia

Tapi ingat jangan terlena dalam semua kondisi itu hanya sesaat, hanya membuat hatimu lega sebentar, setelah itu banyak hal yang harus kamu lalui.

Lakukan hal yang bisa membuatmu sedih, senang, bahagia tanpa memikirkan orang lain, karena itu taraf bahagiamu, sedihmu, senangmu, orang lain hanya melihat dan menilai dan yang tidak akan pernah merubah apapun kondisimu saat itu.

Jadi mulai sekarang, nangis nangis aja dibilang cengeng? masa bodoh

Mau bahagia? bahagiamu seperti apa lakuin yang penting jangan merugikan orang lain, beres

Mau seneng, seneng aja ajak teman-teman mu atau orang terdekatmu dalam kesenanganmu, ataupun sendiri juga tidak masalah

Yang terpenting selalu berusaha tersenyum dikondisi apapun, kamu kuat, kamu hebat kok 😊

Minggu, 28 Februari 2021

Rasa sakit dan bahagia

Gak melulu wanita yang tersakiti, banyak orang beranggapan seolah-olah wanita selalu disakiti seorang lelaki, padahal kedudukannya imbang sama sama sering menyakiti, tapi untuk taraf sakitnya berbeda beda dan tidak selalu sama. seperti bahagia menurut lain orang, bahagia yang sederhana itu biasa aja bagi orang yang memiliki kebahagiaan lebih, tapi untuk orang yang biasa saja itu sudah sangat bahagia melebihi apapun, begitu juga rasa sakit yang diberi wanita atau laki laki, ada yang diselingkuhin saat pacaran udah dibilang sangat sakit, padahal ada yang udah nikah diselingkuhin jauh lebih sakit, taraf sakit memang berbeda beda kita tidak bisa mengadili mana yang lebih sakit, dan mana yang lebih sangat sakit. Semua orang memiliki takaran rasa sakit yang dia dapatkan, semakin dia sering tersakiti semakin dia belajar akan rasa sakit itu, ketika dia mendapatkan rasa sakit yang sama lagi dia akan cepat untuk pulih dan bahagia kembali.

Jadi coba mulai sekarang berhenti untuk membanding-bandingkan rasa sakit, bahagia, atau apapun itu, karena semua orang memiliki taraf tersendiri dan kita tidak bisa ikut campur pada taraf mereka. perbaiki diri jangan coba menyakiti seseorang yang kamu sayang, rasa sakit yang menurutmu kecil belum tentu kecil untuk seseorang yang kamu sayang ☺

Senin, 22 Februari 2021

Singkat cerita

Komitmen
sebuah kalimat yang saya ucapkan pertama kali kepada seseorang yang saya rasa dialah orang yang terbaik, terakhir dan akan aku ajak untuk menerjang kehidupan bersama denganku. banyak khayalan-khayalan atau rencana yang terpikirkan dalam otakku, mungkin terasa indah dan bahagia jika terwujud. Banyak rencana rencana yang kita obrolkan setelah saya mengajaknya untuk berkomitmen, ada kesamaan untuk beberapa rencana dan adapun hal yang beda dengan keinginan saya, ada juga yang dia tidak setujui dan saya mencoba merendah dan meng-iyakan apa yang dia inginkan sekalipun beda dengan keinginanku, semakin kesini aku mencoba mengerti semua keadaan dia dan coba merendah demi kebaikan kita.

Dalam perjalanan komitmen beberapa bulan berjalan dengan baik, hanya ada pertengkaran kecil, perdebatan kecil, dan kadangpun ada pertangkaran besar tapi tetap komitmen membuat saya bertahan. Mungkin untuk segelintir orang hal seperti itu udah ada yang bilang gak sehat hubungan seperti itu, ada yang bilang ngak cocok, dan yang paling parah udah putusin aja hubungan kok seperti itu. Lucu sih kadang dengan orang orang yang berpikir seperti itu, dalam sebuah hubungan kalau tidak bertengkar itu aneh rasanya, kalau tidak berdebat itu juga aneh rasanya, yang terpentingkan tidak main tangan atau kekerasan.

Krikil krikil kecil dalam sebuah komitmen/hubungan itu sangat wajar, gimana kita menyikapinya dan bagaimana kita dapat berkomunikasi yang baik untuk mnyelesaikan permasalahan. Terkadangpun beberapa ada yang susah untuk dikomunikasikan dan semua itu kembali keego kita masing masing, ibaratnya ketika salah satu ada yang menjadi api satunya harus berusaha menjadi air dan begitu sebaliknya agar komitmen tetap berjalan dengan baik.

Memasukin tahun pertama mulai banyak pertengkaran pertengkaran besar yang sangat membahayakan komitmen kalau ego saya tinggikan. Ketika mendapatkan permasalahan seperti ini saya mencoba untuk merendahkan ego saya agar tidak terjadi hal yang tidak saya inginkan yang terlontar dari mulutnya. Tetapi sesekali juga ego saya naik hanya untuk ingin tau seberapa serius dia dengan komitmen ini, dan seberapa sabar dia menghadapi saya. Lambat laun dia juga bisa mengimbanginya dan semua berjalan sesuai keinginan dan rencana saya.

Memasuki pertengahan tahun pertama muncullah orang yang disebut dengan buaya, sosok yang selalu mencoba membahagiakan wanita hanya dengan rayuan dan gombalan. banyak buaya buaya yang mau mengoyahkan komitmen yang saya pertahankan ini, dan sayapun masa bodoh dengan semua itu, yang terpenting kamu tau batasan batasan saat berkomunikasi dengan buaya buaya tersebut.

Memasuki tahun kedua mulai tinggi tingginya ego kita berdua, sesekali pertengkar atau perdebat hebat kita sama sama tidak mau menurunkan ego, dan akhirnya saling diam. Tidak ada yang mau mengalah, saya mencoba berpikir siapa yang salah dan siapa yang harus minta maaf dulu untuk memperbaiki semua ini. Lama lama aku mencoba untuk mengalah dan terkadangpun dia juga mengalah, tapi hanya beberapa saat saja seterusnya saya yang merendahkan ego dan selalu minta maaf. Saya mencoba untuk mengalah meskipun dia yang salah, meskipun dia yang berbuat kesalahan.

Lambat laun kesabaran ini habis dan saya ingin mencoba apakah ketika saya berubah dia bertanya? apa ketika saya ada apa apa dia bertanya? ataupun ketika saya sibuk apakah dia mencari saya? dan semua yang saya lakukan itu tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan saya malah saya yang dituduh dan dicurigai.

Memang harus kah salah satu aja yang berjuang? apa harus juga salah satu yang membangun semua? tanpa satunya untuk membantu atau memberi semangat? dan lalu untuk apa meng-iyakan komitmen kalau memang tidak bisa berjalan atau berlari bersama. Untuk apa selama ini aku mengalah demi menjaga pondasi komitmen agar tidak runtuh. Semakin coba kamu menjaga komitmen semakin dia menjadi jadi untuk meruntuhkan semuanya.

Dan pada tahun kedualah semuanya runtuh semua sudah hancur sudah porakporanda, susah untuk diperbaiki bukan berarti tidak bisa diperbaiki, semua kembali ke saya dan dia. Dan saya ingat saya pernah dengar dari sahabat akrab saya dia pernah berkata "APA YANG KAMU GENGGAM ERAT ITU TIDAK BAIK" dan aku mengenggam terlalu erat sampai sampai tidak baik buat diriku dan keadaanku.

Rabu, 21 Oktober 2020

Perkenalan

Hai semua, selamat datang di blog asal nulis saya yang amatir ini, perkenalkan nama saya kahfi, saya seorang mahasiswa dan pekerja
Semoga semua bisa menikmati carita realita yang saya alami dan menurut saya menarik di tuangkan untuk menjadi sebuah karya, ya....mungkin cerita kedepannya agak aneh atau agak gimana, saya mohon maaf karena saya juga masih belajar.
Sekedar cerita saja, kenapa saya ingin menulis? Jawaban karena saya tertarik dengan menulis padahal aku sendiri menulis aja jarang sebelumnya ya dalam beberapa tahum ini aja minat saya tumbuh, minat nulis saya keluar ketika saya memutuskan seseorang yang saya sayang dan cintai dulu, karena saya ingin mengejar sesuatu yang menurut saya itu penting dan berharga, semoga nanti saya bisq ceritakan di blog ini, di tunggu saja ya, semoga mood tidak amburadul dalam memposting cerita cerita saya, maafkan juga bahasa saya agak berantakan 🙏
Terima kasih, selamat menikmati 🙏