Memang itu sangat sakit untuknya, tidak untuk aku karena semua ini demi masa depanku.
Aku sudah sangat bertekad untuk mengejar apa yang ingin aku raih, kalau berhasil aku cepat kembali, kalau gagal aku tidak mungkin kembali. Mungkin aku akan berkelana memperbaiki diri hingga siap untuk pulang.
Bertahun-tahun aku lalui keputusan ini aku menikmati sendiri, sedih, susah maupun bahagia, aku tetep berusaha tanpa henti dan terus berjuang
Hingga akhirnya aku teringat kepada dia, yang aku tinggalkan demi untuk meraih keinginanku.
Kecil tekat ku untuk kembali kepadanya, jangankan ingin kembali, menyapapun aku tidak berani.
Aku hanya bisa melihatnya dia yang aku cinta dan aku sayangi, apa benar cinta tak harus memiliki? atau aku saja yang tidak berani mendekatinya lagi karena kesalahanku
Aku yang memulai permasalahan, aku yakin dia tidak akan menerima aku lagi. Memang terlalu egois aku mengambil keputusan tanpa menanyakan kepada dia. Dia yang dulu aku anggap rumah sekarang berubah menjadi rumah orang lain.
Haruskah aku menunggunya? atau mungkin ya sudah aku tidak kembali, mungkin ini yang membuat ku belajar "Jangan pernah tinggalkan orang yang kamu cintai (Rumah) hanya demi ke egoisanmu"
Untuk dia Bahagia selalu 😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar